Berita

JAKARTA - Pergerakan IHSG di bulan Juni 2017 diharapkan dapat lebih baik dari bulan Mei yang secara month to month (MoM) hanya menguat tipis 0,93%.

Sejumlah tantangan yang akan dihadapi IHSG di bulan Juni ialah lebih banyak dari global yang dapat berpengaruh pada kondisi internal. Sebut saja kondisi politik di Eropa.

Pasca Prancis, kini giliran Italia dan Inggris yang akan menghadapi Pemilu. Kondisi ini dapat berpengaruh pada kondisi euro sehingga juga dapat berimbas pada pergerakan rupiah.

"Pada bulan Mei, pergerakan rupiah pun hanya mampu menguat tipis di bawah 1%," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Sabtu (3/6/2017).

Ditambah lagi, kata Reza, dengan akan diadakannya rapat The Fed yang akan menentukan pasti atau tidaknya kenaikan suku bunga, dimana kondisi ini biasanya akan diantisipasi dengan kecenderungan pelemahan.

Di luar itu, kondisi IHSG akan dipengaruhi oleh berita-berita yang umumnya akan dirilis, antara lain berita harian emiten terkait company update, aksi korporasi, maupun berita industri yang berpengaruh pada emiten tersebut.

"Selain itu, rilis data-data makro ekonomi yang juga akan mempengaruhi jalannya IHSG serta rupiah. Di sisi lain, tetap cermati berbagai sentimen yang dapat menghalangi potensi pembalikan arah menguatnya laju IHSG dan rupiah," pungkasnya. 

source: https://ekbis.sindonews.com/read/1210475/32/hadapi-banyak-tantangan-ihsg-juni-diharapkan-lebih-baik-1496485714