Berita

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memaparkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 masih berjalan dengan baik di bulan Februari.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, hingga 28 Februari 2018 ini defisit masih terjaga dengan baik. Bahkan defisit terus menurun sejak tahun 2016 lalu.

Sri Mulyani menjelaskan, pada tahun 2017 lalu defisit mencapai 0,4% atau Rp54,7 triliun dan pada 2016 bahkan lebib tinggi mencapai 0,68% atau Rp86,7 triliun.

"Februari ini defisit adalah sebesar Rp48,9 triliun atau 0,33% dari GDP. Angka ini lebih rendah dari tahun sebelumnya. Dalam hal ini kalau dalam persentase GDP juga kelihatan makin lama makin turun defisitnya. Di tahun 2018 adalah 0,33% ini yang saya selalu sampaikan bahwa APBN kita makin hari makin kelihatan sehat dan baik," ungkapnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (12/3).

Sementara itu, realisasi penerimaan negara sebesar Rp200,1 triliun atau 10,6% dari APBN. Ini pertumbuhannya mencapai 17,1% dibandingkan tahun 2017 yang penerimaan negara 10,6% atau Rp171,9 triliun dan 2016 sebesar Rp156,2 triliun.

"2016 pertumbuhannya negatif 10,9%," jelasnya.

Sementara itu, penerimaan negara terdiri dari perpajakan (pajak dan bea cukai) sebesar Rp160,7 triliun atau 9,9% dari APBN 2018. Artinya pertumbuhannya 13,6% dibanding 2017 penerimaannya sampai Februari Rp141,5 triliun atau tumbuh 6,8%.

Kemudian PNBP Rp39,2 triliun atau Rp14,2% dari target tahun ini atau tumbuh 34%. PNBP tahun lalu hanya Rp29,3 triliun atau tumbuh 23,6%.

"Jadi tahun lalu PNBP sudah tumbuh tinggi, dan tahun ini tumbuh lebih tinggi lagi dibanding 2016 hanya tumbuh 5,4%. Ini kenaikan luar biasa. Untuk pajak atau perpajakan, 2016 pertumbuhannya negatif karena kemarin masih ada praktek ijon," jelasnya.

Selanjutnya, belanja negara tahun 2018, pemerintah telah membelanjakan Rp249 triliun sampai akhir Februari dibanding tahun lalu pada belanjanya baru Rp225,6 triliun.

"Jadi kita tumbuh 10,4%. Bandingkan dengan Februari tahun lalu, belanja negara pada Februari -7,1%. Jadi sudah ada kenaikan," tukasnya.

 

 

Source : https://economy.okezone.com/read/2018/03/12/20/1871492/defisit-anggaran-terus-turun-penerimaan-negara-sudah-tembus-rp200-triliun