Berita

Sebanyak 250 pemilik usaha restoran, hotel, hiburan dan parkir di Jakarta Timur mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pembayaran pajak daerah secara online dan penggunaan alat E-Pos, Selasa (31/7/2018).

Kegiatan yang diadakan di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Pulo Gebang, Jakarta Timur, ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi para Wajib Pajak  melakukan pembayaran pajak tanpa harus bertatap muka.

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar mengatakan, bimtek ini untuk memudahkan pengusaha dalam hal mencatat, menghitung dan menyetor pajak terhutang dengan benar dan tepat waktu sehingga wajib pajak tidak merugi.


"Bimtek ini untuk meningkatkan pengetahuan wajib pajak tentang pembayaran pajak secara online dan penggunaan alat e-pos," kata Anwar di Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (31/7/2018).

Anwar menjelaskan,  selain sosialisasi pajak online, Dinas Pajak memberikan alat bernama e-POS. Alat ini, berfungsi melaporkan dan membayar pajak secara online.

Jika pajak online ini sudah diberlakukan, maka diminta kejujuran para wajib pajak. Nantinya, petugas akan mendatangi pengusaha untuk mengambil sampel penerimaan hasil usahanya.

"Kita juga ingin berikan kemudahan pada wajib pajak dalam tata kelola pencatatan data transaksi usaha dan pelaporan yang menjadi dasar perhitungan pajak terhutang agar benar, tepat waktu dan tepat jumlah," katanya.

Sementara, Plt Kaunit Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Timur, Wigat Prasetyo mengatakan, ada layanan e-POS, maka wajib pajak dan petugas tidak perlu bertemu muka.

Hal itu untuk menghilangkan dugaan kerjasama antara wajib pajak dan petugas. Jika ada rekayasa pasti akan ketahuan dan ditindak. Alasannya, data yang dilaporkan, dicocokkan dengan sistem yang ada.

"Dengan sosialisasi yang diberikan terhadap pengusaha hiburan, restoran dan perparkiran selama ini mereka belum terintegrasi dengan sistem CMS, sehingga seluruhnya dapat terdata," katanya.



Source: http://wartakota.tribunnews.com/2018/07/31/250-pengusaha-ikuti-bimtek-pajak-online-dan-e-pos-di-wali-kota-jakarta-timur