Berita

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku akan gencar menyebar insentif bayar pajak seperti tax holiday hingga tax allowance demi meningkatkan realisasi investasi di Indonesia.

Hal itu juga sekaligus menanggapi realisasi investasi kuartal III-2018 yang dirilis oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Kita dari sisi Kementerian Keuangan siap mendukung, seperti instrumen tax holiday, tax allowance," kata Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (30/10/2018).
Dia menceritakan, realisasi tax holiday setelah diluncurkan pada Maret 2018 berhasil mencatat investasi baru masuk ke Indonesia sekitar Rp 160 triliun.

"Kita harapkan momentum bisa diperbaiki dan saya mendukung apa yang di bawah kordinasi Kemenko Perekonomian, mana yang jadi prioritas, apakah sektor pariwisata, manufaktur atau sektor hulu, Kami akan gunakan instrumen keuangan negara selalu dan digunakan secara tepat," ujar dia.
Sebelumnya, BKPM mencatat adanya penurunan realisasi investasi yang terdiri dari penyertaan modal asing (PMA) dan penyertaan modal dalam negeri (PMDN). 

Penurunan terjadi pada Juli-September 2018 dibanding Juli-September 2017. Data BKPM menunjukkan realisasi investasi (PMA+PMDN) Juli-September 2018 Rp 173,8 triliun.

"Turun 1,6% dari Juli-September 2017 Rp 176,6 triliun," kata Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong dalam paparan di kantornya, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Source: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4280367/sri-mulyani-bakal-sebar-libur-bayar-pajak-untuk-genjot-investasi