Berita

JAKARTA, DDTCNews – Dirjen Pajak Robert Pakpahan menyebut keberadaan anak muda di tubuh Ditjen Pajak (DJP) menjadi kunci keberhasilan otoritas di masa mendatang.

Hal tersebut disampaikannya saat berkunjung ke Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimra) pekan lalu. Dalam kesempatan tersebut, Robert memberikan pengarahan sekaligus motivasi kepada pegawai DJP.

Menurutnya, sinergi dan koordinasi dalam bekerja menjadi faktor yang sangat krusial. Apalagi, porsi kaum muda mendominasi komposisi pegawai otoritas pajak. Fakta ini, sambungnya, harus menjadi peluang untuk mengoptimalkan reformasi.

“Sebagaimana kita tahu bahwa saat ini pegawai DJP didominasi oleh para kawula muda. Generasi milenial. Ini kesempatan emas bagi kita dalam berinovasi untuk DJP ini. Milenial ini merupakan salah satu kunci keberhasilan DJP di masa mendatang,” ujarnya, seperti dikutip dari laman resmi DJP, Rabu (29/5/2019).

Menjelang pemutakhiran sistem data DJP, Robert mengharapkan adanya ide-ide segar dari para pegawainya. Perbaikan sistem data ini menjadi krusial karena data menjadi sumber kekuatan DJP, selaku institusi penunjang perekonomian Indonesia.

“Diharapkan adanya integrasi data yang baik dapat menunjang penerimaan negara yang lebih optimal,” katanya, sambil berharap besar pada peran generasi milenial yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi informasi.

Belum lama ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerbitkan aturan baru terkait pengadaan sistem informasi untuk pembaruan sistem administrasi perpajakan. Aturan tersebut berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.56/PMK.03/2019.

Pemilihan penyedia sistem informasi bisa dilakukan melalui dua cara. Pertama, metode tender internasional menggunakan metode tender dua tahap dengan prakualifikasi. Kedua, metode penunjukan langsung. (kaw)

Sumber