Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kepatuhan pajak harus didukung dengan kemudahan dalam membayar pajak.

Dirinya memberikan tantangan pada Dirjen Pajak untuk mengembangkan sistem yang dapat mendukung kemudahan membayar pajak.

"Saya bilang sama Pak Robert (Direktur Jenderal Pajak) dan timnya. Saya ingin membayar pajak lebih mudah dari beli pulsa telepon," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI mengenai asumsi makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 di Gedung DPR, Jakarta, Senin, (17/6/2019).

Seperti dikutip Okezone.com, Sri Mulyani menginginkan sistem pembayaran pajak bisa lebih mudah dari pembelian pulsa.

"Kalau beli pulsa dalam semenit kita bisa pakai mobile banking. Harusnya bayar pajak lebih mudah lagi," ujarnya.

Menurutnya, untuk sesuatu hal yang bukanlah kewajiban, seperti membeli pulsa, memiliki sistem yang sangat mudah saat ini.

Terlebih lagi dalam hal bayar pajak yang merupakan kewajiban, diperlukan kemudahan sistem.

"Oleh karena itu kita perlu beri kemudahan. Makanya reformasi di bidang administrasi dan proses itu menjadi penting, Bagaimana disederhanakan, proses untuk complience, pembayaran, dan lain-lain," ungkapnya. (***)