Berita

Pajakku.com-Usaha mikro kecil menengah (UMKM) telah mendapatkan keringanan tarif pajak penghasilan (Pph) hanya menjadi 0,5%. Aturan ini sudah hampir satu tahun berjalan sejak pertama kali berlaku pada 1 Juli 2018 lalu.

Aturan baru pajak UMKM ini berhasil meningkatkan tingkat kepatuhan membayar pajak. Namun demikian, sejak satu tahun berjalan, pelaku UMKM merasa kurang puas.

Pelaku UMKM meminta pemerintah kembali memangkas besaran pajak hingga 0%. Usulan UMKM ini telah disampaikan langsung oleh Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ada beberapa fakta menarik dari penerapan pajak UMKM ini. Berikut faktanya yang sudah di rangkum dari laman Okezone:

1. Kepatuhan UMKM Membayar Pajak Capai 95%

Ketua Asosiasi UMKM Indonesia Muhammad Ikhsan Ingratubun mengatakan, adanya penurunan tarif pada tahun lalu ini membuat kepatuhan pajak para pelaku UMKM ini cukup baik. Berdasarkan perkiraannya, tingkat kepatuhan bayar pajak para pelaku UMKM ini mencapai 95%.

Tingkat kepatuhan pajak itu sendiri dibuktikan dengan penerimaan negara yang didapatkan oleh negara hampir sekitar 60% dari Produk Domestik Bruto. Kontribusi UMKM kepada PDB sendiri mencapai Rp.8400 triliun dari PDB Indonesia di tahu 2018 yang sebesar Rp14.000 triliun.

2. UMKM Sumbang Rp8.400 Triliun ke Perekonomian Nasional pada 2018

Sektor Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) akan terus menjadi ujung tombak pemerintah dalam mendorong perekonomian Indonesia. Pasalnya setiap tahunya sektor UMKM ini terus mengalami pertumbuhan.

Berdasarkan data per 2018 sektor UMKM menyumbang Rp8.400 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka tersebut setara dengan 60% dari Rp14.000 triliun PDB Indonesia di 2018.

3. UMKM Serap 121 Tenaga Kerja

Kontribusi UMKM terhdap perekonomian Indonesia bukan hanyaberdasarkan pemasukan dari pajak. Akan tetapi juga pada serapan tenaga kerjanya.

Berdasarkan data, untuk tenaga kerja, UMKM berhasil menyerap 121 juta tenaga kerja. Angka tersebut sekitar 96% dari serapan tenaga kerja Indonesia di 2018 yang sebesar Rp170 juta.

Atau secara pertumbuhan, mengalami pertumbuhan 5% setiap tahunnya. Angka ini akan tetap mengalami peningkatan pada tahun-tahun mendatang.

4. Asosiasi Minta Jokowi Bebaskan Pajak untuk UMKM

Meskipun saat ini pajak penghasilan (PPh) final khusus Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sudah 0,5%, namun pihak asosiasi meminta agar Presiden Joko Widodo membebaskan pajak tersebut. Asosiasi menginginkan agar PPh khususu UMKM diturunkan lagi menjadi 0%.

Menurut mereka, meskipun sudah rendah, namun masih sedikit memberatkan para pelaku UMKM. Sebab perhitungannya adalah mengacu pada omset dan bukan dari keuntungan. (***)

Sumber: Okezone