FORUM

Pencatatan Jurnal

User / Member Content
Jonathan

12 May 2017 | 14:39


Dear Pajakku.
Saya mempunyai pertanyaan.
Apabila Direktur Utama Perusahaan meminjam uang Kas Perusahaan untuk keperluan pribadi, lalu pinjaman tersebut dilunasi dengan uang yang ada diBank Perusahaan (Bank Keluar).
Bagaimana pencatatan jurnalnya?
Apakah ada perlakuan pajak?
Bila ada, seperti apa?
Mohon dibantu..
Terima Kasih
 
Moderator

16 May 2017 | 11:32


1. Pada saat Peminjaman:
(Dr) Piutang
(Cr) Kas

2. Pada saat Pengembalian
(Dr) Kas
(Dr) Uang Muka PPh Pasal 23 (bila ada)
(Cr) Piutang
(Cr) Pendapatan Bunga (bila ada)

dalam hal bunga pinjaman yang dikenakan kurang dari bunga wajar, maka harus dikenakan deemed interest yang nilainya sebesar selisih antara bunga pinjaman dan bunga wajar. Tingkat suku bunga wajar adalah tingkat suku bunga yang berlaku yang ditetapkan sesuai dengan prinsip kewajaran dan kelaziman (best practice) jika transaksi dilakukan di antara pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (4) UU PPh. Dalam hal ini, peminjam (Dirut) harus memotong PPh Pasal 23 sebesar 15% dari nilai bunga wajar.
Moderator

17 May 2017 | 22:21


Bisa saja digunakan untuk kepentingan pribadi, tetapi konsekwensinya, sesuai UU PPh Pasal 9  ayat 1 huruf b: biaya yang dibebankan atau dikeluarkan untuk kepentingan pribadi pemegang saham, sekutu, atau anggota tidak dapat dikurangkan dalam penghitungan penghasilan neto fiskal (non-deductible expense).
Michael

16 May 2017 | 14:48


Apakah boleh uang kas perusahaan yang dipinjam untuk keperluan pribadi. Dilunasi menggunakann uang dari Bank perusahaan?
Menurut saya seharusnya Beliau melunasi hutangnya menggunakan Bank Pribadi.
Mohon pencerahannya..

Terima Kasih
Jonathan

18 May 2017 | 17:00


Terima Kasih Rekan" Pajakku