FORUM

Bunga Simpanan dan pembagian SHU kepada koperasi

User / Member Content
Lukman Hakim

22 Feb 2019 | 15:52


Koperasi ABC memberikan bunga simpanan Rp. 27.000.000 dan Sisa Hasil Usaha Rp. 15.000.000 kepada Koperasi Primer XYZ. Jenis Pajak apa yang harus dipotong oleh Koperasi ABC?
Moderator

23 Feb 2019 | 06:48


A. Penghasilan Berupa Bunga

Sesuai dengan Pasal 1 PMK-251/PMK.03/2008
(1)     Atas penghasilan sehubungan dengan jasa keuangan yang dibayarkan atau terutang kepada badan usaha yang berfungsi sebagai penyalur pinjaman dan/atau pembiayaan, tidak dilakukan pemotongan Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008.
(2)     Penghasilan sehubungan dengan jasa keuangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah berupa bunga atau imbalan lain yang diberikan atas penyaluran pinjaman dan atau pemberian pembiayaan, termasuk yang menggunakan pembiayaan berbasis syariah.
3)     Badan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari :
perusahaan pembiayaan yang merupakan badan usaha di luar bank dan lembaga keuangan bukan bank yang khusus didirikan untuk melakukan kegiatan yang termasuk dalam bidang usaha lembaga pembiayaan dan telah memperoleh ijin usaha dari Menteri Keuangan; badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah yang khusus didirikan untuk memberikan sarana pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi, termasuk PT (Persero) Permodalan Nasional Madani.




B. Penghasilan Berupa Sisa Hasil Usaha (SHU)

Sesuai dengan penjelasan Pasal 4 ayat (3) huruf f UU PPh:
Yang dikecualikan dari objek pajak adalah:
f. dividen atau bagian laba yang diterima atau diperoleh perseroan terbatas sebagai Wajib Pajak dalam negeri, koperasi, badan usaha milik negara, atau badan usaha milik daerah, dari penyertaan modal pada badan usaha yang didirikan dan bertempat kedudukan di Indonesia dengan syarat:
- dividen berasal dari cadangan laba yang ditahan; dan
- ....

Selanjutnya pada penjelasan Pasal 4 ayat (1) huruf g UU PPh:
Dividen merupakan bagian laba yang diperoleh pemegang saham atau pemegang polis asuransi atau pembagian sisa hasil usaha koperasi yang diperoleh anggota koperasi. Termasuk dalam pengertian dividen adalah:
...
11)    pembagian berupa sisa hasil usaha kepada anggota koperasi;

Terkait dengan pemotongan PPh, dipertegas lagi pada Pasal 23 ayat (4) UU PPh:
Pemotongan pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dilakukan atas:
...
c. dividen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (3) huruf f dan dividen yang diterima oleh orang pribadi



Kesimpulan:

Sesuai dengan ketentuan-ketentuan di atas dan informasi pada pertanyaan, dapat disimpulkan:
a. Penghasilan berupa bunga pinjaman antar koperasi tidak dikenakan Pemotongan PPh Pasal 23. Penghasilan berupa bunga tersebut selanjutnya terutang PPh Pasal 25/29 bagi penerima.
b. Penghasilan berupa Sisa Hasil Usaha tersebut memenuhi definisi dividen yang bukan merupakan Objek PPh sebagaimana diatur pada Pasal 3 huruf f UU PPh, sehingga tidak dikenakan PPh apapun.
Moderator

01 Mar 2019 | 18:59


Sesuai dengan Pasal 27 UU PP 94 tahun 2010:

  1. Wajib Pajak harus menyelenggarakan pembukuan secara terpisah dalam hal:
  1. memiliki usaha yang penghasilannya dikenai Pajak Penghasilan yang bersifat final dan tidak final;
  2. menerima atau memperoleh penghasilan yang merupakan objek pajak dan bukan objek pajak; atau
  3. mendapatkan dan tidak mendapatkan fasilitas perpajakan sebagaimana diatur dalam Pasal 31A Undang-Undang Pajak Penghasilan.
  1. Biaya bersama bagi Wajib Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang tidak dapat dipisahkan dalam rangka penghitungan besarnya Penghasilan Kena Pajak, pembebanannya dialokasikan secara proporsional.

 

Selanjutnya pada bagian penjelasan, dijelaskan bahwa:

Pembukuan secara terpisah merupakan proses pencatatan yang dilakukan secara teratur dengan melakukan pemisahan pencatatan untuk setiap transaksi, penghasilan dan biaya-biaya antara kegiatan usaha yang dikenai Pajak Penghasilan dengan tarif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 Undang-Undang Pajak Penghasilan dengan kegiatan usaha yang dikenai Pajak Penghasilan yang bersifat final maupun atas penerimaan penghasilan bruto yang merupakan objek pajak dan yang bukan merupakan objek pajak, serta penghasilan dan biaya-biaya dari usaha yang tidak mendapatkan fasilitas perpajakan dan yang mendapatkan fasilitas perpajakan sebagaimana diatur dalam Pasal 31A Undang-Undang Pajak Penghasilan.

 

Dengan demikian, biaya sehubungan dengan Penghasilan yang dikenakan PPh Final (misalnya penghasilan berupa bunga deposito dan tabungan lainnya) tidak dapat dikurangkan terhadap penghasilan bruto tidak final.

Terkait apakah Bunga Pinjaman tersebut berhubungan dengan Penghasilan yang dikenakan PPh Final atau tidak (dalam hal terdapat penghasilan lainnya), menurut kami, Wajib Pajak yang lebih mengetahui.

Lukman Hakim

27 Feb 2019 | 09:58


izin bertanya lagi. Pendapatan Bunga Koperasi Tahun 2018 Rp. 5.600.000.000 (setiap bulan membayaran PPh Pasal 25). Beban Bunga Pinjaman Koperasi Tahun 2018 Rp. 1.250.000.000. Apakah atas Beban Bunga Pinjaman tersebut boleh dibiayakan sebagai biaya? sehingga mengurangi penghasilan kena pajak mengingat atas beban bunga tersebut telah dipotong PPh Pasal 4 ayat 2 (penghasilan final). Dasar pemikiran saya adalah Beban Bunga Pinjaman kan untuk penghasilan bersifat final, jadi tidak bisa sebagai pengurang/biaya di SPT Tahunan. mohon pencerahan.