FORUM

bukti potong final 4(2)

User / Member Content
dewi

29 Mar 2019 | 14:41


dear support pajakku,
jika PT.A ( sebagai pihak yg menyewakan)  sdh PKP menyewakan kantor kepada PT.B (pihak penyewa) yg juga sdh PKP. Jangka waktu sewa 1 tahun ( 01 jan 2019 sd 31 des 2019) dan pembayaran sewa kantor bertahap setiap per 3 bulan,
- tempo JT waktu pembayaran sewa pertama di 31 des  2018 (utk periode sewa 01 jan 2019 sd 31 mar 2019)
- tempo JT waktu pembayaran sewa kedua di 31 mar 2019 (utk periode sewa 01 apr  2019 sd 30 juni 2019)
 
Atas penghasilan sewa PT.A yang dipotong pph final 4 (2) atas sewa bangunan :
1. pembayaran atas sewa pertama, diterima PT.A tanggal 23 des 2018, dan nilai atas sewa yg diterima sdh dikurangi dgn nilai 10% pph final .
Ini berarti di tgl 23 des 2018 , sdh terutang saat pembayaran ? bukti potong harus diterbitkan di ms pjk des 2018 dan dilaporkan di bulan jan 2019
2. begitu juga dengan pembayaran atas sewa kedua, diterima pembyrn yg sdh dipotong 10% atas pph final di tanggal 25 mar 2019, bukpot yg diterbitkan adalah masa pajak mar 2019?

terima kasih
Moderator

29 Mar 2019 | 21:12


Sesuai dengan Pasal 5 KEP-227/PJ./2002
Dalam melaksanakan pemotongan Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1), pihak penyewa wajib:
a. Memotong Pajak Penghasilan yang terutang pada saat pembayaran atau terutangnya sewa, tergantung peristiwa mana lebih dahulu terjadi;

Dengan demikian, saat terutang PPh Final atau saat pemotongannya adalah pada saat peristiwa mana lebih dahulu terjadi, pembayaran atau terutangnya sewa.

Menjawab pertanyaan di atas, berikut pendapat kami:
A. Saat terutangnya PPh Final dan tanggal Bukti Potong PPh Final atas transaksi sewa tersebut adalah:
1. 23 Desember 2018
2. 25 Maret 2019
Dalam hal ini pembayaran terjadi lebih dulu terjadi dari saat terutangnya sewa, sehingga PPh Final terutang/ Pemotongan dilakukan pada saat pembayaran.

B. Sesuai dengan PMK-242/PMK.03/2014 dan PMK-243/PMK.03/2018 stdtd. PMK-09/PMK.03/2018
1. PPh Pasal 4 ayat (2) yang dipotong oleh Pemotong Pajak Penghasilan harus disetor paling lama tanggal 10 (sepuluh) bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir, kecuali ditetapkan lain oleh Menteri Keuangan.
2.  Wajib Pajak orang pribadi atau badan, baik yang melakukan pembayaran pajak sendiri maupun yang ditunjuk sebagai Pemotong atau Pemungut PPh, wajib melaporkan:
a. PPh Pasal 4 ayat (2) yang dipotong ...
dengan menyampaikan SPT Masa paling lama 20 (dua puluh) hari setelah Masa Pajak berakhir.

Dengan demikian, PPh Final atas transaksi tersebut disetorkan dan dilaporkan pada:
1. SPT Masa Desember 2018, Jatuh Tempo Penyetoran: Tanggal 10 Januari 2019 dan tanggal Jatuh Tempo Pelaporan: Tanggal 20 Januari 2019
2. SPT Masa Maret 2019, Jatuh Tempo Penyetoran: Tanggal 10 April 2019 dan tanggal Jatuh Tempo Pelaporan: Tanggal 20 April 2019.