FORUM

Divestasi saham oleh PT tertutup

User / Member Content
dion

11 Jun 2019 | 10:58


Mohon dapat dibantu penjelasan tentang Divestasi  saham oleh PT tertutup, ilustrasinya sebagai berikut :

"PT. Anda" sahamnya dimiliki oleh PT.X (WPLN sebesar 75%) dan PT.Y. (WPDN sebesar 25%). Saat ini PT.X akan melepas sebagian kepemilikan sahamnya di PT. Anda kepada PT.Y sebesar 10%. Sehingga komposisi pemilikan saham di PT. Anda akan berubah menjadi PT. X sebesar 65% dan PT. Y sebesar 35%.Apa saja kewajiban perpajakan yang timbul atas transaksi tsb ? Mohon dibantu dapat meneyertakan dasar hukumnya. 

terima kasih
Moderator

11 Jun 2019 | 15:20


Sesuai dengan Pasal 26 ayat (2) UU PPh:

Atas penghasilan dari penjualan atau pengalihan harta di Indonesia, kecuali yang diatur dalam Pasal 4 ayat (2), yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap di Indonesia, dan premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi luar negeri dipotong pajak 20% (dua puluh persen) dari perkiraan penghasilan neto.

 

Selanjutnya pada KMK-434/KMK.04/1999 Pasal 2 ayaay (1) dan (3) diatur bahwa:

(1) Atas penghasilan dari penjualan saham Perseroan yang diperoleh WPLN selain Bentuk Usaha

(3) Besarnya perkiraan penghasilan netto sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah 25 % (dua puluh lima persen) dari harga jual, sehingga besarnya PPh Pasal 26 adalah 20 % x 25 % atau 5 % (lima persen) dari harga jual.

 

Berikutnya, pada Pasal 3 ayat (1) diatur bahwa:

  1. Penghasilan dari penjualan saham di dalam negeri yang diperoleh atau diterima WPLN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat , dipotong pajak oleh pembeli yang ditunjuk sebagai pemotong pajak dan kepadanya diberikan bukti pemotongan PPh Pasal 26.

 

Dengan, demikian atas transaksi sebagaimana disampaikan pada pertanyaan, dikenakan PPh Pasal 26 sebesar 5% dari nilai harga jual saham yang dialihkan. PPh tersebut Wajib dipotong oleh Pihak Pembeli (dalam hal ini PT Y).

 

Namun demikian, sesuai dengan kaidah perpajakan internasional yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Pasal 26 ayat (1) PP-94/2010, dalam hal terdapat ketentuan perpajakan yang diatur dalam perjanjian internasional yang berbeda dengan ketentuan perpajakan yang diatur dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan, perlakuan perpajakannya didasarkan pada ketentuan dalam perjanjian tersebut sampai dengan berakhirnya perjanjian dimaksud, dengan syarat perjanjian tersebut telah sesuai dengan Undang-Undang tentang Perjanjian Internasional.

Moderator

09 Jul 2019 | 18:59


Originally posted by dion :
Terima kasih atas penjelasaannua.

Kalau yang terjadi sebaliknya yaitu  PT. Y (WPDN) yang menjual sahamnya ke PT. X (WPLN). Apa saja kewajiban perpajakan yang timbul atas transaksi tsb ? Mohon dibantu dapat menyertakan dasar hukumnya. 

Atau PT. Y (WPDN) menjual sahamnya ke PT. Anda . Apa saja kewajiban perpajakan yang timbul atas transaksi tsb ? Mohon dibantu dapat menyertakan dasar hukumnya. 

terima kasih

Tidak ada kewajiban perpajakan spesifik yang timbul atas kedua transaksi tersebut (seluruhnya berlaku ketentuan umum Pajak Penghasilan).
dion

02 Jul 2019 | 13:03


Terima kasih atas penjelasaannua.

Kalau yang terjadi sebaliknya yaitu  PT. Y (WPDN) yang menjual sahamnya ke PT. X (WPLN). Apa saja kewajiban perpajakan yang timbul atas transaksi tsb ? Mohon dibantu dapat menyertakan dasar hukumnya. 

Atau PT. Y (WPDN) menjual sahamnya ke PT. Anda . Apa saja kewajiban perpajakan yang timbul atas transaksi tsb ? Mohon dibantu dapat menyertakan dasar hukumnya. 

terima kasih