FORUM

PPh 21 - Pegawai baru pindahan dari pemberi kerja lain

User / Member Content
Suprianto

23 May 2017 | 17:11


Dear Pajakku,

Apakah perusahaan baru tempat WP bekerja memiliki kewajiban untuk memperhitungkan penghasilan Neto(1712A1) dari perusahaan lama tempat Pegawai tersebut bekerja sebelumnya?
Jika dilihat pada PETUNJUK UMUM DAN CONTOH PENGHITUNGAN PEMOTONGAN PPh PASAL 21 DAN/ATAU PPh PASAL 26 (PER-16/PJ/2016) tidak ada ilustrasi untuk kasus tersebut, namun jika melihat pada PETUNJUK UMUM DAN CONTOH PENGHITUNGAN PEMOTONGAN PPh PASAL 21 DAN/ATAU PPh PASAL 26 (PER - 15/PJ/2006 (I.6)) terdapat ilustrasi untuk kasus tersebut. Apakah Perusahan/ pemungut pph21 masih diperbolehkan untu mengikuti ilustrasi yang ada pada (PER - 15/PJ/2006 (I.6))? Atau apakah ilustrasi pada (PER - 15/PJ/2006 (I.6)) sudah tidak berlaku? 

Mohon pencerahannnya

Moderator

26 May 2017 | 11:51


PER- 16/PJ/2016 Pasal 14 ayat 5 dan 6, antara lain mengatur bahwa:
(5) Dalam hal kewajiban pajak subjektif Pegawai Tetap terhitung sejak awal tahun kalender dan mulai bekerja setelah bulan Januari, termasuk pegawai yang sebelumnya bekerja pada pemberi kerja lain, banyaknya bulan yang menjadi faktor pengali sebagaimana dimaksud pada ayat (2) atau faktor pembagi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) adalah jumlah bulan tersisa dalam tahun kalender sejak yang bersangkutan mulai bekerja.
(6) Besarnya PPh Pasal 21 yang harus dipotong untuk Masa Pajak terakhir adalah selisih antara Pajak Penghasilan yang terutang atas seluruh penghasilan kena pajak selama 1 (satu) tahun pajak atau bagian tahun pajak dengan PPh Pasal 21 yang telah dipotong pada masa-masa sebelumnya [termasuk oleh pemberi kerja sebelumnya] dalam tahun pajak yang bersangkutan.

PER-15/PJ/2006 Cara Dan Contoh Penghitungan Pemotongan Pph Pasal 21 Dan Pasal 26 Bagian I.A.2.b, antara lain mengatur bahwa:
Untuk pegawai tetap yang kewajiban pajak subyektifnya ada sepanjang tahun, namun mulai bekerja pada pertengahan tahun, PPh Pasal 21 terutang dihitung berdasarkan jumlah seluruh penghasilan neto yang diterima atau diperoleh, baik yang bersifat teratur maupun tidak teratur, ditambah dengan jumlah seluruh penghasilan neto dari pemberi kerja sebelumnya seperti yang tercantum dalam bukti pemotongan PPh Pasal 21, apabila pegawai yang bersangkutan sebelumnya bekerja pada pemberi kerja lain. Jumlah PPh Pasal 21 yang terutang adalah sebesar PPh Pasal 21 atas seluruh penghasilan tersebut setelah dikurangi dengan PPh Pasal 21 yang terutang pada pemberi kerja sebelumnya, seperti yang tercantum dalam bukti pemotongan PPh Pasal 21.

Mekanisme penghingtungan PPh 21 (khususnya WP pindah kerja) pada kedua aturan tersebut di atas sama. Pemberi kerja baru tetap wajib memperhitungkan PPh Pasal 21 yang telah dipotong oleh pemberi kerja lama. Jadi, walaupun PER-15/PJ/2006 sudah tidak berlaku, contoh I.6 pada PER-15/PJ/2006 masih relevan sebagai referensi mekanisme penghingtungan PPh 21 tahun pajak 2016.

Referensi:
PER- 16/PJ/2016
PER-15/PJ/2006
Suprianto

19 Jul 2017 | 19:00


Dear Moderator,

Mohon pencerahannya, jika mengikuti petunjuk umum dan contoh perhitungan yang ada pada PER - 15/PJ/2006 (I.6).

Kasus  : Bpk. Amir, resign dari "PT Lama" pada bulan Mei , PT Baru ingin menghitung pph 21 untuk masa Juni. Namun Bpk Amir, belum memberikan 1721A1 ke PT Baru, dikarenakan Bukti Potong belum diberikan oleh "PT Lama" (pada Masa Juni). Pada perhitungan PPh21 masa Juli Bpk Amir, baru memberikan 1721 A1 ke PT Baru dengan penghasilan neto sebesar 50.000.000.
 
  PPh 21 masa Juni PT Baru (Non A1) PPh  21 Masa Juni (+A1 PT Lama)
-gaji         20.000.000                 20.000.000
-Penghasilan  bruto         20.000.000                 20.000.000
-Biaya Jabatan           1.000.000                   1.000.000
-Penghasilan Neto         19.000.000                 19.000.000
-Penghasilan Neto dari perusahaan lama                   47.500.000
-Neto Disetahunkan      133.000.000               180.500.000
-Penghasilan Tidak Kena Pajak         54.000.000                 54.000.000
-Penghasilan Kena Pajak         79.000.000               126.500.000
-PPh 21 Setahun           6.850.000                 13.975.000
-PPh 21 yang telah dipotong / dilunasi                     1.666.667
-PPh 21 yang terutang  di tahun 2017                   12.308.333
-PPh 21 Sebulan               570.833                   1.758.333

1. Apakah PT. Baru wajib untuk menyampaikan pembetulan SPT 21 masa Juni atas SPT 21 yang telah disampaikan?
2. jika wajib untuk menyampaikan pembetulan SPT 21, apakah PT. Baru akan dikenakan sanksi denda bunga atas kurang bayar tersebut?

Terimakasih