FORUM

Perubahan nama dalam sertifikat

User / Member Content
ivan

03 Jul 2017 | 16:32


Dear Pajakku,

saya mau tanya untuk perubahan nama di sertifikat tanah dan bangunan, lokasinya di daerah sumedang jawa barat, apakah dikenakan pajak? dan bagaimana perhitungannya ?.
mohon  bantuan arahannya.

Terima kasih

 
Moderator

03 Jul 2017 | 17:43


Sdr. Ivan, mohon dijelaskan "perubahan nama" dimaksud apakah 1) pengalihan ke Pihak lain atau 2) perubahan nama karena salah tulis/ perubahan identitas kependudukan pemilik.
Moderator

04 Jul 2017 | 11:47


Originally posted by ivan :

Dear Moderator,

1. pengalihan ke pihak lain.kalau itu seperti apa ya ? kena pajak apa saja ya?


Atas transaksi tersebut di atas dikenakan pajak-pajak sebagai berikut:
1. Pajak Penghasilan (PPh) Atas Penghasilan Dari Pengalihan Hak Atas Tanah Dan/Atau Bangunan
Transaksi tersebut terhutang PPh Final sebesar 2,5% dari jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/ atau bangunan (sesuai PP-34/2016) ditanggung oleh Penjual.

2. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
Transaksi tersebut terhutang BPHTB sebesar maksimal 5% dari Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) dikurangi Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) ditanggung oleh Pembeli.
  • Sesuai UU-28/2009 Pasal 88, tarif BPHTB ditetapkan dengan Peraturan Daerah (Tingkat Kabupaten/Kota) maksimal sebesar 5%.
  • Sesuai Perda Kabupaten Sumedang nomor 28 tahun 2010 Pasal 70, tarif BPHTB ditetapkan sebesar 5%.
  • Sesuai Perda Kabupaten Sumedang nomor 28 tahun 2010 Pasal 69 ayat 8 dan 9:"7. Besarnya  Nilai  Perolehan  Objek  Pajak  Tidak  Kena  Pajak  ditetapkan sebesar Rp.60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah). 8. Dalam  hal  perolehan  hak  karena waris  atau  hibah  wasiat  yang diterima orang pribadi yang masih dalam hubungan keluarga sedarah dalam  garis  keturunan  lurus  satu  derajat  ke  atas  atau  ke  bawah dengan pemberi  hibah  wasiat, termasuk  suami/istri,  nilai  Perolehan Objek     Pajak     Tidak     Kena     Pajak ditetapkan     sebesar     Rp. 300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah)."
3. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
Dalam hal Penjual adalah PKP, maka transaksi tersebut terhutang PPN sebesar 10% dari nilai penyerahan ditanggung oleh Pembeli dan dipungut oleh Penjual.

Referensi:
PP-34/2016
UU-28/200
Perda Kabupaten Sumedang nomor 28 tahun 2010
UU PPN
ivan

03 Jul 2017 | 18:15


Dear Moderator,

1. pengalihan ke pihak lain.kalau itu seperti apa ya ? kena pajak apa saja ya?