FORUM

Perlakuan Penghasilan Lainnya (PP 46)

User / Member Content
Suprianto

13 Jul 2017 | 11:11


Dear Pajakku, 

Mohon pencerahaannya mengenai laba penjualan Aktiva tetap pada perusahaan menganut PP 46 dalam perhitungan PPh Badannya. 
1. Pada saat SPT Badan, apakah laba pernjualan tersebut langsung diperhitungkan sebagai PPh 29 (tarif 31E)?
2. Cth : pada tahun 2017 Laba Penjualan AT Rp. 30.000.000, penjualan (pengahasillan) setahun 1.000.000.000.
            - 30.000.000 x 50% x 25% = 3.750.000?
3. Dan untuk tahun 2018 apakah WP tersebut wajib untuk melakukan angsuran PPh 25?

Terimakasih
Moderator

18 Jul 2017 | 06:53


Penentuan mekanisme Penghitungan PPh, apakah mekanisme PPh Pasal 25/29 atau PP-46/2013 ditentukan berdasarkan Peredaran Bruto pada tahun pajak sebelumnya.

Sehingga, berikut tanggapan atas pertanyaan tersebut:
1. Dalam hal pada tahun pajak sebelumnya Peredaran Bruto tidak melebihi Rp 4,8 milyar, maka PPh terhutang atas tersebut adalah final 1% dari nilai transaksi yang disetorkan melalui mekanisme PP-46/2013. Demikian sebaliknya,  jika pada tahun pajak sebelumnya Peredaran Bruto lebih dar Rp 4,8 milyar, maka keuntungan karena pengalihan aktiva tersebut dikenakan PPh melalui mekanisme PPh Pasal 25/29.

2. Penghitungan no 2 tergantung pada poin 1 di atas;  dalam hal mekanismenya adalah PPh Pasal 25/29, maka penghitungannya digabung dengan penghasilan neto dari usaha (tidak dipisahkan seperti dalam pertanyaan no 2).

3. Melihat kasus tersebut, belum terlalu jelas berapa total Peredaran Bruto tahun 2017 karena nilai transaksi penjualan aktiva tersebut tidak diketahui (yang diketahui adalah keuntungannya). Jika diasumsikan bahwa nilai transaksi adalah Rp 2 milyar (total Peredaran Bruto sebesar Rp 3 milyar) maka pada tahun pajak 2018, mekanismenya adalah PP-46/2013. Jika nilai transaksi adalah Rp 4 milyar (total Peredaran Bruto Rp 5 milyar), maka pada tahun 2018, mekanismenya adalah PPh Pasal 25/29 dengan catatan bahwa Keuntungan dari pengalihan aktiva tetap tersebut tidak diperhitungkan dalam PPh 25 karena bukan merupakan penghasilan teratur.
 
Moderator

20 Jul 2017 | 18:30


Yang dimaksud dengan penghasilan selain dari usaha sebagaimana dimaksud pada Pasal 2 ayat 1 antara lain:
a. Penghasilan yang diperoleh BUT
b. Penghasilan dari usaha yang diterima oleh WP yang melebihi Rp 4,8 milyar
c. Penghasilan yang diperoleh dari jasa sehubungan dengan pekerjaan bebas.

Jadi, pada kasus di atas PPh terhutang adalah PPh Final 1% dari nilai transaksi.
Suprianto

19 Jul 2017 | 22:14


Dear Moderator,

Ya, Pada tahun 2017 menggunakan peredaran bruto (PP-46/2013)..

Mohon pencerahannya, untuk (PP-46/2013(pasal 6)) "Atas penghasilan selain dari usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, dikenai Pajak Penghasilan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Pajak Penghasilan.".
Apakah laba penjualan Aktiva Tetap dikategorikan sebagai penghasilan atas usaha lain?

Terimakasih
Suprianto

02 Aug 2017 | 18:46


Dear Moderator,

1. Dalam hal pada tahun pajak sebelumnya Peredaran Bruto tidak melebihi Rp 4,8 milyar, maka PPh terhutang atas tersebut adalah final 1% dari nilai transaksi yang disetorkan melalui mekanisme PP-46/2013.

nilai transaksi yang dimaksudkan nilai jual Aktiva Tetap?

Mohon pencerahannya

Terimakasih