Kursi Gubernur Bank Indonesia (BI) belum sepenuhnya terisi sejak Perry Warjiyo menanggalkan jabatannya per 25 Juli 2026 lalu. Di tengah masa transisi tersebut, nama Destry Damayanti pun muncul ke permukaan.
Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI kepada DPR RI. Artinya, perempuan yang selama ini berada di jajaran pucuk pimpinan bank sentral itu kini selangkah lebih dekat menuju kursi tertinggi di BI.
Destry bukan sosok yang tiba-tiba muncul dalam bursa pimpinan bank sentral. Ia telah menghabiskan lebih dari dua dekade di dunia ekonomi dan keuangan. Dari menjadi penasihat ekonomi, ekonom di perusahaan sekuritas dan perbankan, hingga duduk sebagai anggota Dewan Komisioner LPS, perjalanan kariernya telah melewati berbagai institusi strategis.
Di BI sendiri, Destry telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior sejak 2019. Setelah kembali dipercaya menduduki posisi tersebut pada 2024, ia kini mengemban tugas sebagai Pjs Gubernur BI.
Lantas, seperti apa perjalanan Destry Damayanti hingga akhirnya menjadi calon tunggal Gubernur BI pilihan Prabowo?
Berawal dari Pendidikan Ekonomi hingga Cornell University
Perjalanan Destry di bidang ekonomi bermula dari pendidikan yang ditempuhnya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia melanjutkan studi ke Amerika Serikat untuk memperdalam bidang ekonomi.
Destry kemudian memperoleh gelar Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, New York. Bekal pendidikan tersebut kemudian membawanya ke berbagai posisi yang berkaitan dengan ekonomi dan kebijakan keuangan.
Riwayat pendidikan Destry meliputi:
- Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
- Master of Science bidang Regional Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat.
Latar belakang tersebut menjadi salah satu fondasi bagi Destry untuk membangun karier di berbagai bidang ekonomi dan keuangan.
Memulai Karier sebagai Penasihat Ekonomi
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Destry mulai membangun karier profesional dengan masuk ke bidang kebijakan ekonomi. Salah satu posisi awal yang dijalaninya adalah sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada periode 2000-2003.
Setelah itu, Destry sempat kembali ke lingkungan akademik. Ia menjadi peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.
Pengalaman awal tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Destry di bidang ekonomi, sebelum akhirnya ia memperluas karier ke sektor swasta.
Dengan kata lain, beberapa posisi yang dijalani Destry pada awal kariernya meliputi:
- Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada 2000-2003.
- Peneliti di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
- Pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.
Meniti Karier di Pasar Modal dan Perbankan
Karier Destry kemudian berlanjut ke sektor swasta. Ia dipercaya menjadi Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011, sebelum kemudian beralih ke Bank Mandiri sebagai Kepala Ekonom pada 2011-2015.
Perpindahan tersebut memperluas pengalamannya dalam membaca kondisi ekonomi dan pasar keuangan. Tidak hanya berkutat pada kajian akademik, Destry juga semakin dekat dengan dinamika industri keuangan dan perbankan.
Pada periode yang hampir bersamaan, ia juga dipercaya memimpin Satuan Tugas Ekonomi di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 2014-2015.
Ringkasnya, rekam jejak Destry di sektor ekonomi dan keuangan saat itu mencakup:
- Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011.
- Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015.
- Pemimpin Satuan Tugas Ekonomi di Kementerian BUMN pada 2014-2015.
- Pengalaman dalam analisis ekonomi, pasar keuangan, dan sektor perbankan.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal ketika Destry memasuki fase baru dalam kariernya, yaitu terlibat langsung dalam pengawasan dan stabilitas sistem keuangan.
Baca Juga: Warisan Digital Gubernur BI Perry Warjiyo di Bank Indonesia
Masuk LPS dan Terlibat dalam Stabilitas Sistem Keuangan
Pada 2015, Destry bergabung dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai Anggota Dewan Komisioner. Ia menjalankan posisi tersebut hingga 2019.
Di LPS, Destry terlibat dalam berbagai hal yang berkaitan dengan stabilitas sistem keuangan dan pengembangan kebijakan penjaminan simpanan. Pengalaman ini semakin memperkaya pemahamannya mengenai sistem keuangan nasional.
Periode Destry di LPS berlangsung pada:
- 2015-2019: Anggota Dewan Komisioner LPS.
- Terlibat dalam penguatan stabilitas sistem keuangan.
- Berkontribusi dalam pengembangan kebijakan penjaminan simpanan.
Setelah empat tahun berada di LPS, perjalanan karier Destry kemudian membawanya ke institusi yang memiliki peran sentral dalam perekonomian Indonesia, yaitu Bank Indonesia.
Karier Destry di Bank Indonesia Dimulai pada 2019
Pada 2019, Presiden Joko Widodo menetapkan Destry sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019. Penetapan tersebut menandai masuknya Destry ke jajaran pimpinan bank sentral.
Ia menjalankan masa jabatan tersebut untuk periode 2019-2024. Setelah masa jabatan pertamanya berakhir, Destry kembali dipercaya untuk menduduki posisi Deputi Gubernur Senior BI mulai Mei 2024.
Perjalanan Destry di BI mencakup:
- Ditunjuk sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 2019.
- Menjalankan masa jabatan 2019-2024.
- Kembali dipercaya sebagai Deputi Gubernur Senior mulai Mei 2024.
- Memiliki pengalaman dalam kebijakan makroekonomi dan pasar keuangan.
Pengalaman tersebut membuat Destry memiliki perjalanan yang cukup panjang di lingkungan bank sentral sebelum akhirnya dipercaya menjalankan tugas sebagai Pjs Gubernur BI.
Destry Kini Jadi Pjs Gubernur BI
Perjalanan Destry di BI kemudian memasuki babak baru setelah ia dipercaya menjadi pejabat sementara Gubernur BI. Posisi tersebut dijalankannya setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI.
Status sebagai Pjs Gubernur BI membuat Destry kini berada di posisi yang semakin dekat dengan jabatan tertinggi di bank sentral. Tidak lama setelah itu, Presiden Prabowo mengusulkan namanya sebagai calon tunggal Gubernur BI kepada DPR.
Beberapa posisi Destry di BI saat ini dan sebelumnya adalah:
- Pjs Gubernur Bank Indonesia.
- Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019.
- Kembali menjabat Deputi Gubernur Senior mulai Mei 2024.
- Calon tunggal Gubernur BI yang diusulkan Presiden Prabowo.
Prabowo Usulkan Destry sebagai Calon Tunggal Gubernur BI
Pada Agustus 2026, perjalanan panjang Destry di sektor ekonomi dan keuangan pun memasuki tahap krusial. Presiden Prabowo Subianto mengusulkannya sebagai satu-satunya calon Gubernur BI kepada DPR RI.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa surat presiden mengenai usulan tersebut telah diserahkan kepada pimpinan DPR, termasuk Ketua DPR Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Selanjutnya, Destry akan menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR sebelum dapat ditetapkan sebagai Gubernur BI.
Beberapa fakta mengenai pencalonan Destry, antara lain:
- Diusulkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
- Menjadi calon tunggal Gubernur BI.
- Surat Presiden telah diserahkan kepada pimpinan DPR RI.
- Akan menjalani fit and proper test di DPR.
- Saat ini berstatus Pjs Gubernur BI.
Rekam Jejak Panjang di Balik Pencalonan Destry
Jika melihat perjalanan kariernya, pencalonan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI datang setelah lebih dari dua dekade berkecimpung di sektor ekonomi dan keuangan.
Ia pernah berada di ruang akademik, pasar modal, perbankan, pemerintahan, LPS, hingga bank sentral. Pengalaman yang beragam tersebut membuat perjalanan profesional Destry bersinggungan dengan berbagai aspek penting dalam perekonomian Indonesia.
Beberapa bidang yang menjadi bagian dari pengalaman Destry meliputi:
- Kebijakan makroekonomi.
- Pasar keuangan.
- Sektor perbankan.
- Stabilitas sistem keuangan.
- Kebijakan penjaminan simpanan.
- Kebijakan ekonomi dan keuangan di sektor pemerintahan.
Kini, pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang akan dinilai DPR dalam proses uji kelayakan dan kepatutan. Jika nantinya mendapat persetujuan DPR, Destry akan melanjutkan perjalanan kariernya di BI sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Baca Juga: Perry Warjiyo Mundur dari BI, Apa Dampaknya bagi Ekonomi?
FAQ Seputar Profil Destry Damayanti
1. Siapa Destry Damayanti?
Destry Damayanti merupakan ekonom yang telah berkarier lebih dari dua dekade di bidang ekonomi dan keuangan. Ia pernah bekerja di sektor akademik, pasar modal, perbankan, pemerintahan, LPS, dan Bank Indonesia.
2. Apa jabatan Destry Damayanti saat ini?
Destry saat ini menjabat sebagai Pjs Gubernur Bank Indonesia. Ia sebelumnya merupakan Deputi Gubernur Senior BI.
3. Siapa yang mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI?
Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI kepada DPR RI.
4. Apakah Destry Damayanti sudah menjadi Gubernur BI?
Belum. Destry masih berstatus sebagai calon tunggal yang harus menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
5. Kapan Destry mulai menjadi Deputi Gubernur Senior BI?
Destry pertama kali ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 2019 untuk masa jabatan 2019-2024. Ia kemudian kembali dipercaya menduduki posisi tersebut mulai Mei 2024.













