Sejak tahun 2004, Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI telah berusaha memodernisasi pengelolaan perbendaharaan negara. Salah satu aksi yang dilakukan adalah melalui peluncuran Modul Penerimaan Nasional Generasi Pertama (MPN G-1), MPN G-2, dan yang terakhir MPN G-3 pada bulan Agustus 2019 lalu. MPN G-3 telah mengalami pendewasaan sistem dan aplikasi yang cukup mengagetkan di banyak lini. Mulai dari fitur Single Sign-On (SSO) agar bisa mendapatkan kode billing untuk seluruh jenis penerimaan negara yang dapat dilanjutkan pada proses penyetoran hingga integrasi dengan berbagai aplikasi bank, e-commerce, fintech, retailer, Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP), dan lembaga persepsi lain yang memudahkan pengguna dalam hal penyetoran penerimaan negara.
Selain itu, MPN G-3 yang digadang sebagai “mercusuar” pelayanan Ditjen Perbendaharaan ini juga mengalami pemutakhiran kemampuan untuk melayani hingga 1.000 transaksi penyetoran per detik. Angka ini merupakan angka yang jauh lebih besar bila dibandingkan generasi pendahulunya yang hanya mampu melayani 60 transaksi per detik. Dengan adanya pemutakhiran ini, diharapkan MPN dapat memberikan layanan aplikasi optimal mengingat tingginya jumlah penerimaan negara melalui MPN yang mencapai 92% pada tahun 2018.
Pajakku sebagai salah satu LPL PJAP pun turut serta dan mengambil bagian dalam proses pembenahan tersebut. Hal tersebut dapat dilihat melalui semangat Pajakku untuk selalu memberikan layanan terbaik yang bukan hanya memudahkan tetapi juga menawarkan solusi bagi para wajib pajak. Berbagai aplikasi yang dihadirkan oleh Pajakku pun selalu mengalami peremajaan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasaan para penggunanya. Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain:
1. e-Bupot Pajakku
Platform untuk membuat dan melaporkan elektronik-Bukti Potong PPh Pasal 23 dan/atau 26 yang memungkinkan pengguna untuk cetak ribuan Bupot sekaligus, auto-get kode ID billing tanpa pindah laman.
2. e-Faktur Pajakku
Platform untuk membuat dan mengelola jutaan faktur secara terintegrasi, auto-get ID billing tanpa pindah laman dan payment.
Semua kemajuan pada MPN dan DJP ini sudah sepatutnya disambut positif dan mendapat dukungan publik karena menunjukkan keseriusan pemerintah dalam pembenahan sistem dan birokrasi keuangan negara. Pajakku hadir hanya sebagai bagian kecil dari cita-cita itu. Kami hadir untuk ikut berkontribusi bagi negara melalui pelayanan terbaik yang bisa kami berikan. Kami hadir bagi Anda, para wajib pajak, yang seyogyanya adalah bagian besar dari cita-cita itu.








