Badan Layanan Umum (BLU) merupakan sebuah instansi di lingkungan pemerintah yang pembentukannya bertujuan untuk menyediakan barang atau jasa yang kepada masyarakat tanpa mengutamakan keuntungan serta mengutamakan produktivitas dan efisiensi.
16-18 November 2021 lalu, pemerintah menyelenggarakan BLU EXPO 2021 secara virtual yang betajukkan “BLU Berstrategi Pulihkan Ekonomi”. Acara tersebut merupakan salah satu upaya Kementerian Keuangan selaku pembina keuangan badan layanan UMUM mendorong peran BLU terhadap pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga berharap melalui EXPO ini, BLU dapat mempromosikan produk dan layanan yang mereka tawarkan serta mendapatkan calon mitra usaha.
Tema yang dibawakan memiliki tujuan agar BLU dapat mengimplementasikan strategi hebat untuk pemulihan Indonesia melewati tantangan di tengah pandemi. BLU didukung penuh oleh pemerintah dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan menjadi penggerak pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Sri Mulyani mengatakan, salah satu program pemulihan ekonomi nasional adalah peran serta dari 252 BLU yang memiliki fleksibilitas untuk bisa lebih agile dan responsif menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi selama pandemi ini serta mendukung ketahanan UMKM.
Kontribusi yang diberikan oleh BLU tercatat banyak bisa dilihat dari sektor pelayanan kesehatan. Rumah Sakit BLU sudah melayani lebih dari 80% pasien BPJS, 90% RS BLU dijadikan sebagai RS rujukan pasien COVID-19, bahkan tahun 2020 lalu sudah menangani 34 juta pasien yang terpapar COVID-19.
Dari sektor pendidikan, terdapat 106 BLU yang berkontribusi dalam menjaga kualitas SDM agar tetap unggul dan memiliki daya saing yang tinggi. BLU juga memberikan dukungan dalam bentuk modal bagi 4,48 juta debitur usaha ultra mikro sebesar Rp 14,7 triliun, 1,15 juta debitur UMKM dan koperasi sebesar Rp 13,3 triliun, serta 28 ribu lebih kelompok tani hutan sebesar Rp 1,5 triliun, terakhir ada 18,8 ribu debitur usaha kelautan/perikanan sebesar Rp 742,7 miliar.
Jumlah Instansi Pemerintah yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan umum juga mengalami peningkatan 2 kali lipat dan tercatat 252 instansi yang menerapkannya. Kontribusi BLU yang diberikan dalam Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga meningkat menjadi 22% dari yang sebelumnya 4%.
Dalam BLU EXPO 2021 ini, Kemenkeu juga menandatangani lima MoU (Memorandum of Understanding) yang bertujuan memberikan sinergi bagi para BLU sama seperti lembaga/instansi pemerintah lainnya. Kelima MoU tersebut adalah sebagai berikut:
- MoU Akselerasi Sinergi Program Jejaring Nasional
- MoU Talenta Digital dan Digital Hub
- MoU Akselerasi Sinergi Program
- MoU Integrasi Sistem Informasi Untuk Akselerasi Sertifikasi Halal
- MoU Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi SPI








