BBM Naik, India Kurangi Pajak BBM

Bahan bakar minyak yang merupakan sumber utama dari setiap transportasi memang memiliki peran yang vital. Isu pengenaan tarif BBM sendiri merupakan isu yang sensitif di seluruh dunia, di Indonesia sendiri kenaikan BBM sering mendorong keributan karena hubungan eratnya dengan harga-harga komoditas lain. 

Sayangnya, saat ini harga minyak mentah dunia sedang mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Harga minyak jenis Brent sendiri bulan lalu sempat mencapai harga US$ 85,08 per barel yang merupakan harga tertinggi selama tujuh tahun terakhir. Hingga saat ini pun, harga minyak mentah ini terus mengalami kenaikan dan penurunan, namun angka nya rata-rata berada di kisaran US$80,00 per barel. Kenaikan harga minyak mentah ini tentu memengaruhi banyak negara terlebih negara importir. 

Di salah satu satu negara bagian India, lebih tepatnya negara bagian Chhattisgarh, sedang melakukan inisiatif untuk menekan kenaikan harga BBM di level domestik. Guna menekan kenaikan harga bahan bakar minyak di negara bagiannya, pemerintah tengah mengurangi tarif pajak BBM. Tarif pajak pertambahan nilai (PPN) untuk BBM akan dipangkas sebesar 1% untuk bensin dan 2% untuk solar. Dengan pemangkasan ini, pemerintah India berharap mampu mampu menekan kenaikan harga dan mempertahankan upaya pemulihan ekonomi masyarakat. 

Kepada media, pemerintah negara bagian Chhattisgarh menyatakan bahwa ini merupakan bentuk perwujudan negara bagian atas anjuran Kementerian Keuangan Pusat, terlebih oleh Menteri Keuangan Nirmala Sitharaman terkait kebijakan masing-masing pemerintah negara bagian untuk atasi permasalahan harga BBM, salah satunya dengan pengurangan tarif PPN seiring dengan pengurangan cukai kepada bensin. Selain negara bagian Chhattisgarh, beberapa negara bagian lain turut mengurangi PPN untuk bahan bakar mentah ini. 

Sebelumnya, pemerintah pusat India memang sudah pernah mengurangi cukai bensin dan diesel menjadi 5 hingga 10 rupee per liter saat perayaan Diawali lalu.