e-PPT: Troubleshoot Buat, Impor, Upload, dan Export Data

Tidak dapat input SSP

Silahkan pastikan status SPT adalah PROSES, karena tombol TAMBAH SSP aktif jika status SPT masih PROSES. Apabila status SPT sudah FINISH, Silahkan ubah status SPT dari ‘Finish’ menjadi ‘Proses’ terlebih dahulu dengan cara klik tombol batalkan approval melalui user releaser.

 

Muncul Kode Error, ‘Error : Request failed with status code : 400’

Silahkan cek kembali, apakah ada bagian (kolom) yang wajib diisi namun belum diisi. Apabila seluruh bagian (kolom) sudah terisi namun saat di save tetap muncul error tersebut, mohon di kirimkan log aplikasi terbaru yang dapat di download dengan langkah sebagai berikut :

  1. Login menggunakan user admin.
  2. Klik menu administrator.
  3. Pilih Log Aplikasi.
  4. Download Log tanggal terjadinya error dan yang terbaru.

 

Jumlah PPh yang dipotong pada menu bukti potong berbeda dengan jumlah PPh pada SSP dan SPT Induk

Silahkan di cek kembali file (csv) import khususnya pada bagian Jumlah PPh. Apakah Jumlah PPh sudah benar atau sesuai dengan total nilai PPh pada masing-masing item/objek pajak. Sebagai contoh, nilai PPh pada bagian Jasa Konsultan 5.550.000 namun di bagian jumlah PPh 5.500.000.

 

Saat mau simpan (buat) data bukti potong pasal 22 muncul kode error “could not execute batch: SQL …”

Silahkan melakukan pengecekan pada master data tarif pasal 22, pastikan tarif sudah ada dan masa berlaku tarif belum expired. Berikut langkah – langkah melakukan pengecekannya: 

  1. Silahkan login menggunakan user admin_company.
  2. Klik menu master data 22.
  3. Pilih sub menu tarif 22.
  4. Silahkan dipastikan tarif PPh 22 sudah ada, dan tanggalnya masih berlaku sampai dengan saat ini.
  5. Jika belum ada silahkan klik tombol buat (+).
  6. Jika sudah ada namun tanggalnya sudah expired, silahkan klik tombol aksi (titik tiga), lalu pilih more info. 

Silahkan ubah tanggal pada bagian end date dan save.

 

Muncul Koder Error, ‘Error Could not parse multipart service request; nested exception is java.io:IOException: org.apache tomcat still http.fileupload.File UploadBAseSIOFileUpload Processing of multipart/form-data request failed. No space left on device’

Error tersebut disebabkan oleh space HDD server yang habis (penuh). Silahkan menghapus file yang tidak perlu pada HDD seperti menghapus backup DB yang lama atau menambah kapasitas HDD yang digunakan. Untuk hal ini silahkan dikoordinasikan dengan Tim IT Internal atau Tim Support Pajakku di support@pajakku.com 

 

Ketika IMPORT selesai, tetapi status masih WAITING

Silahkan cek kembali file import (csv) dan cek apakah format csv sudah sesuai. Apabila sudah sesuai silahkan kirimkan log aplikasi dengan langkah-langkah berikut: 

  1. Login menggunakan user admin.
  2. Klik menu administrator.
  3. Pilih Log Aplikasi.
  4. Download Log tanggal terjadinya error dan yang terbaru.

 

Ketika IMPORT status PROCESS, sedangkan total sudah sesuai file yang di import

Silahkan cek format file CSV, jika file CSV sudah sesuai, kirimkan  file log untuk di cek oleh Tim Support Pajakku.

 

Tidak bisa IMPORT dengan keterangan Error, ‘Already Exists, could not execute batch SQL [ insert into spt_21_tidak_final ……’

Already Exists artinya Bukti Potong sudah ada, silahkan cek kembali nomor Bukti Potong.

 

Sudah input PPh dan SSP, namun nilai PPh tidak muncul dalam dashboard Daftar SSP

Silahkan melakukan Save and Calculate pada SPT Induk.

 

Ketika import Bukti Potong muncul status, ‘Sedang diproses cek log untuk lebih detil’

File (csv) yang sama sudah di import dan sedang dalam proses.

 

Tidak bisa import Bukti Potong dengan pesan, ‘kode pada jasa lain (angka)  tidak ditemukan’

Silahkan cek kolom kode jasa lainnya, pastikan kode jasa lain sudah benar dan pastikan format penulisan kode adalah  2 digit number. Sebagai contoh: Kode jasa lain 02. 

 

Tidak bisa import bukti potong dengan pesan, ‘ [csv] value’7/30/2019′ pada baris ‘2’di kolom ’14’ pesan: tanggal bukti potong tidak bisa di parse’

Silahkan cek kembali pada skema import  baris 2 kolom 14 karena terdapat penulisan (format)  tanggal yang tidak sesuai. Silahkan mengganti format tanggal menjadi 30/07/2019 (tanggal/bulan/tahun).

 

Tidak bisa pelaporan dengan status error, ‘[DJP ERROR] CSV Decryption Failed. Invalid CSV or CSV Corrupt’

Untuk mengatasi error ini, silahkan lakukan 3 langkah utama berikut: 

Langkah Pertama

  1. Silahkan login menggunakan user maker yang melakukan pelaporan tersebut.
  2. Klik menu Log.
  3. Pilih log e-Filing.
  4. Pilih (Tick Mark) pelaporan yang error tersebut.
  5. Klik tombol hapus.

Langkah Kedua 

  1. Silahkan login menggunakan user releaser.
  2. Klik jenis pasal (SPT).
  3. Klik menu daftar SPT.
  4. Pilih (Tick Mark) SPT yang pelaporannya error tersebut.
  5. Klik tombol batalkan approval (X).

Langkah Ketiga

  1. Login kembali mennggunakan user maker.
  2. Klik jenis pasal (SPT).
  3. Klik menu daftar SPT.
  4. Scroll ke kanan, dan klik tombol aksi (Titik Tiga).
  5. Pilih Buka SPT.
  6. Klik menu lainnya dan pilih SPT Induk.
  7. Lalu klik tombol Save & Calculate.
  8. Lalu silahkan lalukan langkah pengajuan sampai dengan approval agar SPT menjadi Finish.
  9. Silahkan lakukan pelaporan ulang.

 

Pada daftar SSP, nilai PPh tidak muncul. Saat dilakukan Save and Calculate pada SPT Induk muncul pesan error: warning: could not execute batch; sql[update spt_4a2_induk set last_modified_by=?,last_modified_date,? ….

Untuk mengatasi hal tersebut, silahkan lakukan langkah – langkah berikut:

  1. Klik Save and Calculate.
  2. Log Out dari user maker.
  3. Login menggunakan user admin.
  4. Klik menu administrator.
  5. Pilih Log aplikasi.
  6. Download Log aplikasi terbaru (terakhir).
  7. Silahkan kirim log aplikasi tersebut ke email support@pajakku.com.

 

Export file csv dan pdf tidak bisa dan muncul notifikasi ‘Sedang di Proses’

Silahkan dipastikan kembali Status SPT yang di export sudah menunjukkan ‘FINISH,’ karena data hanya bisa di export jika SPT sudah FINISH. 

 

Pada saat import muncul kode error, ‘Bad Request Required string parameter ‘customImportId’ is not present’

Silahkan melakukan hard refresh dengan menekan tombol CTRL + SHIFT + R. Jika import masih gagal silahkan melalukan update Frontend e-PPT dengan menghubungi Tim Support Pajakku melalui support@pajakku.com

 

Import BP status menunjukkan ‘WAITING’ dalam jangka waktu yang lama

Silahkan ditunggu, karena jika status import waiting aplikasi sedang mengambil data akses organisasi & build cache. Apabila dalam satu file import terdapat NPWP organisasi dalam jumlah banyak akan membutuhkan waktu yang lebih panjang. 

 

Export PDF terus menunjukkan ‘PROCESS’ dalam waktu yang lama

Silahkan dipastikan jumlah data bukti potong yang di Export. Semakin banyak jumlah data yang di export akan semakin lama prosesnya dan hal ini juga bergantung dari spesifikasi server. Jika terus stuck pada status Proses maka silahkan hubungi Tim Support Pajakku melalui support@pajakku.com

 

Saat export PDF muncul kode error dengan kode, ‘java.io.InvalidClassException: com.pajakku.eppt.service.dto.user.AuthorityDTO; local class incompatible …. ‘

Silahkan melakukan update aplikasi e-PPT ke versi minimal vers. 2.1.14.1. Apabila sudah selesai dilakukan update namun masih mengalami error, silahkan melakukan pengecekan pada kapasitas HDD Server.

 

Saat pembuatan bukti potong pada PPh Pasal 21 muncul error kode error, ‘Not Found  tarif pasal 17 tidak ditemukan dengan range start 2020-01-01 sampai end 2020-01-31’

Silahkan lakukan langkah – langkah berikut:

  1. Login menggunakan user admin.
  2. Klik menu master data tarif pajak pasal 21.
  3. Pilih sub menu Pasal 17 berlapis.
  4. Scroll ke kanan, klik tombol aksi (Titik Tiga) dan pilih more info.
  5. Silahkan ubah tanggal pada bagian end date.
  6. Klik Save.

 

Pada menu bukti potong, data/detail bukti potong tidak muncul namun nilai jumlah PPh yang dipotong sudah muncul

Silahkan lakukan langkah – langkah berikut:

  1. Silahkan login ke admin_company.
  2. Klik menu pengguna.
  3. Pilih menu pengguna.
  4. Search berdasarkan Sign In.
  5. Pilih (Tick Mark) user pengguna tersebut.
  6. Klik tombol reset cache.

Jika sudah melakukan tahap berikut, silahkan kembali ke menu bukti potong.

 

Ketika input data, muncul kode error ‘ERROR: Bad Request JSON parse error: Can not deserialize value of type java.lang.integer from string “6.50”. Not a valid integer value; nested exception is com.fasterxml.jackson.databind.exc.InvalidFormatException: Can not deserialize value of type java.lang.intefer from String “6.50”: not a valid integer value at {Source: java.lo/PushbackInputStream@46f5ec”:line:1, column: 54} (throught reference chain: com.pajakku.eppt service.spt21.dto.Spt21SatuMasaBag2PegawaiDTO{‘count’})’

Silahkan di cek kembali, apakah ada nilai (angka) yang di input dengan menggunakan pemisah tanda titik ‘.’ 

Sebagai contoh saat menginput jumlah karyawan dibawah PTKP 6.50, seharusnya 650.

 

Bagaimana cara menginput atau mengisi Nomor Objek Pajak (NOP) yang lebih dari satu

Solusi pertama, Anda dapat membuat dua bukti potong. Satu bukti potong untuk satu NOP.

Solusi kedua, diinput dalam satu bukti potong dengan cara memasukkan salah satu NOP pada kolom NOP dan memasukkan NOP lainnya pada bagian alamat. 

Sebagai contoh JL. Kemanggisan Utama Raya (NOP: xxx.. 18 Digit).

 

Ketika export data muncul kode error, ‘File telah dihapus dari server agar tidak penuh, silahkan lakukan ekspor kembali.’

Aplikasi e-PPT memiliki scheduler untuk menghapus file-file yang sudah di ekspor supaya HDD server tidak cepat penuh. Silahkan untuk melakukan export data kembali.

 

Muncul kode error ‘Internal Server Error’ saat klik tombol calculate pada bukti potong tidak final

Silahkan dipastikan kembali seluruh data yang wajib diisi sudah dilengkapi.

 

Error email dengan status, ‘could not be sent to user …@gmail.com:IOException while sending message’

Silahkan pastikan koneksi SMTP berjalan dengan baik dan pastikan kembali SMTP yang digunakan sudah benar. Anda dapat cek settingan email (SMTP) dengan:

  1. Silahkan login menggunakan user admin_company.
  2. Klik menu pengaturan.
  3. Pilih Email.
  4. Silahkan sesuaikan kembali settingan email.
  5. Save.