Saat ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sedang mempersiapkan Sustainable Development Goals (SDGs) bond. SDGs bond ini sedang dalam tahap review oleh lembaga internasional.
“Sekarang SDGs bond ini sudah memasuki tahap review oleh eksternal reviewer,” ujarnya saat ESG Capital Market Summit pada Selasa 27 Juli 2021
SDGs bond akan memiliki skema yang sama dengan green bond. Nantinya dana yang dikumpulkan akan digunakan membiayai pembangunan berkelanjutan atau proyek-proyek ramah lingkungan sesuai dengan standar internasional. Menurutnya, SDGs bond dibentuk oleh pemerintah setelah sukses dengan green bonds atau pembiayaan hijau yang dibentuk pada tahun 2018 lalu.
Dana yang dibutuhkan yaitu sekitar US$ 5-7 triliun. Maka itu dibutuhkan partisipasi swasta dan dana internasional untuk memenuhinya.
“Estimasinya US$ 5-7 triliun untuk mencapai SDGs secara dunia. Ini artinya ada potensial financing yang bisa kita manfaatkan. Dalam konteks ini Indonesia ekstensinya sangat penting dikarenakan kami melakukan kolaborasi besar secara internasional dan melibatkan filantropi, donor internasional dan investor internasional,” jelas Sri Mulyani.








