Kredit usaha rakyat adalah kredit atau pemberian biaya modal kerja dan / atau investasi kepada debitur individu, badan usaha, dan kelompok usaha yang terbukti produktif dan juga layak namun masih belum memiliki aset tambahan atau aset tambahannya masih belum cukup.
Siapa Saja Yang Berhak Mendapatkan Kredit Usaha Rakyat?
Dalam upaya meningkatkan akses pada sumber pembiayaan, pemerintah memberikan pinjaman kredit bagi UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). UMKM dan koperasi yang bergerak pada bidang pertanian, perikanan, dan kelautan; perindustrian; kehutanan; dan jasa keuangan simpan pinjam diharapkan dapat dengan mudah mengakses Kredit Usaha Rakyat ini.
KUR sendiri disalurkan secara langsung, yang berarti UMKM dan koperasi dapat mengaksesnya langsung KUR di Kantor Cabang atau Kantor Cabang Pembantu Bank Pelaksana. Supaya layanan pemerintah untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah semakin dekat, makan penyaluran dapat juga dilakukan secara tidak langsung. Artinya, usaha mikro dapat akses KUR melalui Lembaga Keuangan Mikro dan KSP/USP Koperasi, atau dapat juga melalui kegiatan linkage program lainnya yang bekerjasama dengan Bank Pelaksana.
KUR sendiri terdiri dari berbagai macam, berikut perbedaannya.
1. KUR Mikro
Sesuai dengan namanya, kredit usaha rakyat yang satu ini diperuntukan secara khusus untuk usaha kecil berskala mikro. Besaran permodalan kreditnya juga dibatasi maksimal Rp 25 juta. KUR mikro memiliki sasaran pada jenis usaha yang secara produktivitas sedang aktif dan prospektif dari sisi profitnya. Para pengusaha yang menggunakan KUR ini diharapkan dapat membayar cicilan kredit secara disiplin sesuai dengan waktu yang telah disepakati dengan pihak peminjam yaitu bank pelaksana. Cicilan dapat dilakukan per bulan atau per tahun. Pelunasan dana pinjamannya terbagi menjadi dua kategori, 3 tahun untuk usaha kredit modal kerja dan 5 tahun untuk usaha kredit investasi.
2. KUR Retail
KUR retail dapat memberikan pinjaman modal yang jauh lebih besar daripada KUR mikro yaitu maksimal Rp 500 juta. Hal itu karena segmen yang disasar oleh KUR retail merupakan kalangan menengah yang memiliki potensi untuk membayar cicilan dengan bunga flat atau anuitas setara. Jangka waktu pinjaman KUR retail juga lebih lama dengan waktu 4 tahun untuk kredit pembiayaan modal dan 5 tahun untuk pembiayaan investasi.
3. KUR Tenaga Kerja Indonesia
KUR TKI sesuai dengan namanya merupakan bentuk bantuan pemberian modal dari pemerintah kepada tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri. Tujuan utama dari KUR ini adalah untuk memberikan modal awal TKI untuk melakukan perjalanan ke negeri tujuan tempat mereka akan bekerja. Besaran pinjaman yang diberikan pemerintah adalah maksimal Rp 25 juta per orangnya dengan tingkat suku bunga sebesar 7% per tahun. Lama pelunasan paling lama adalah 3 tahun sejak pinjaman dicairkan.












