Proses pembangunan dan pengembangan kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara kian dikebut. Otorita IKN mencatat total nilai investasi yang masuk ke Ibu Kota Nusantara telah mencapai Rp47,5 triliun hingga bulan Januari 2024.
Menurut Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono, total investasi tersebut merupakan akumulasi modal yang telah ditanamkan oleh investor sejak groundbreaking pertama kali pada bulan September 2023 hingga groundbreaking terakhir bulan Januari 2024 ini.
Dari total investasi Rp47,5 triliun tersebut, modal yang telah disuntik oleh investor swasta langsung nilainya mencapai Rp36 triliun dan saat ini prosesnya masih terus berlangsung. Sementara itu, Rp11,6 triliun lainnya berasal dari sektor publik.
Proses investasi di kawasan IKN rencananya akan berlanjut pada tahun ini. Bambang menargetkan realisasi investasi IKN yang telah dibidik otorita di tahun ini mencapai Rp100 triliun. Angka tersebut cukup fantastis mengingat tahun ini adalah tahun politik yang memungkinkan kebijakan dapat berubah sewaktu-waktu.
Baca juga: Bandara Nusantara dan Kereta Otonom IKN Targetkan Rampung Tahun 2024
Nilai Rp100 triliun rencananya akan diarahkan untuk pembangunan fasilitas publik yang juga tengah berlangsung, seperti 4 unit rumah sakit, 4 unit pusat perbelanjaan, dan 6 unit hotel. Demi menggaet perhatian para calon investor, otorita IKN terus melakukan kegiatan promosi. Salah satunya adalah menggelar event Nusatara Fair 2023 yang yang sempat berlangsung akhir Januari silam. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperkenalkan IKN kepada masyarakat sekaligus menarik investor baru untuk mencapai target yang ditetapkan.
Bambang juga berharap masyarakat luas bisa turut aktif berperan menyebarkan pesan tujuan dari pembangunan IKN yang salah satunya akan mendorong tumbuhnya ekonomi yang merata di seluruh wilayah tanah air. Harapannya, IKN akan tumbuh sebagai kota yang berkelas dunia dan dapat menjadi pertumbuhan baru khususnya di kawasan tengah dan timur Indonesia.
Salah satu perbankan disebut-sebut juga akan memulai pembangunan dalam waktu dekat. Bambang membocorkan Bank Mandiri akan segera melaksanakan groundbreaking di wilayah ini IKN. Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar menyebutkan langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan dan pengembangan kawasan IKN.
Baca juga: Pemerintah Beri Insentif Pajak 200 Persen Bagi Perusahaan yang Bantu Hijaukan IKN
Otorita IKN mempersilakan pihak manapun untuk berinvestasi di kawasan IKN, mulai dari publik, swasta, hingaa lembaga nonpemerintah. Mengenai tahun politik, Bambang tetap optimis tidak akan menghambat arus investasi yang masuk ke IKN. Pihaknya pun mejanjikan pihak yang berinvestasi sesegera mungkin akan mendapat priviledge yang tidak bisa didapatkan oleh investor yang menanamkan modal setelahnya.
Baru-baru ini, Otorita IKN telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Urusan Ekonomi dan Ketenagakerjaan Finlandia untuk pembangunan kawasan IKN. Wille Rydman, Minister of Economic Affairs and Employment Finland menyebut akan ada 15 perusahaan Finlandia yang bemrinat untuk menanamkan modal di IKN.
Lima belas perusahaan ini akan meninjau kawasan IKN untuk mengecek kelayakan IKN menjadi smart city. IKN sebelumnya memang digadang-gadang akan menjadi kota pintar di Indonesia. Kelima belas perusahaan itu terdiri dari perushaan energi, kendaraan elektronik, dan perusahaan yang bergerak di bidang konektivitas digital.
Kerja sama kedua negara ini menjadi hal yang dibutuhkan mengingat ada peluang besar untuk kepentingan bisnis yang saling menguntungkan bagi kedua negara. Otorita IKN ingin belajar dari Finlandia yang sebelumnya telah menyandang gelar negara dengan indeks kebahagiaan nomor satu di dunia. Selain itu, IKN juga akan belajar dari Finlandia dalam aspek pendidikan, karena Finlandia juga merupakan negara dengan pendidikan terbaik di dunia.








