Pajak Profesi: Tour Guide Dikenakan Pajak?

Definisi Tour Guide

Tour guide atau sering disebut dengan pemandu wisata adalah orang yang pekerjaan atau profesinya memandu wisatawan selama berwisata. Seorang tour guide harus mampu menjelaskan informasi secara detail dan melakukan rangkaian wisata ke tempat-tempat yang dikunjungi.

Tak bisa dipungkiri, keberadaan pemandu sangat penting di tempat-tempat wisata. Dengan panduan tour guide, para wisatawan tidak perlu khawatir tersesat serta tidak perlu lagi bertanya-tanya ke mana harus pergi selanjutnya.

 

Perbedaan Tour Guide dengan Tour Leader

Ada istilah lain untuk tour guide di industri pariwisata, yaitu tour leader. Kedua istilah itu sangat mirip, sehingga banyak orang mungkin menganggap mereka sebagai hal yang sama. Namun, ada beberapa perbedaan antara tour guide dan tour leader.

Singkatnya, tour guide biasanya hanya ada di destinasi wisata tertentu, sedangkan tour leader umumnya menemani wisatawan untuk jangka waktu atau periode tertentu. Oleh karena itu, tour guide memberikan petunjuk tujuan wisata kepada wisatawan saat berlibur. Selain itu, ada beberapa perbedaan antara tour guide dan tour leader, sebagai berikut:

  • Teknik Kerja 

Tugas tour leader sangat erat kaitannya dengan rombongan wisata yang dipimpinnya, mulai dari mengecek kelengkapan anggota rombongan, memberikan penjelasan tentang setiap agenda wisata, dan seterusnya. Tugas seorang pemandu, di sisi lain, adalah menemani para pelancong ketika mereka tiba di suatu tujuan wisata.

Pemandu wisata hanya bertugas mengawal wisatawan selama berada di lokasi wisata. Jadi apa ruang lingkup pemandu wisata dan tour leader? Jawabannya adalah walaupun sama-sama di bidang pariwisata, namun tour leader lebih banyak berhubungan dengan wisatawan di setiap destinasi, meskipun hanya ada satu tour guide. 

  • Tanggung Jawab Tour Guide

Terkait tanggung jawab, tour leader mempunyai tanggung jawab yang tentunya lebih besar dibandingkan dengan tour guide. Tugas seorang tour leader adalah memberikan layanan terbaik kepada para tamu selama perjalanan mereka, termasuk membuat rencana perjalanan, mengelola jumlah penumpang, dan memastikan grup yang lengkap. Berbeda dengan tour guide, profesi ini sebatas memenuhi tugas melayani wisatawan di suatu tempat tujuan wisata tertentu.

 

Jenis Tour Guide

Pemandu wisata diklasifikasikan menjadi beberapa jenis sesuai dengan aktivitasnya. Jenis pemandu wisata yang dapat Anda kenali adalah: 

  • Berdasarkan Lokasi

Pemandu wisata lokal adalah pemandu wisata yang tugasnya mengantarkan wisatawan ke tempat-tempat bersejarah. Misalnya, candi, museum, bangunan bersejarah, dll. Pemandu kota adalah pemandu wisata yang memandu wisatawan ke tempat-tempat wisata kota. Pemandu wisata jenis ini biasanya menemani wisatawan keliling kota. 

  • Berdasarkan Status

Pemandu gaji adalah pemandu wisata yang bekerja sebagai karyawan penuh waktu di biro perjalanan atau di tujuan wisata tertentu. Pemandu wisata lepas adalah seseorang yang bekerja paruh waktu atau pada waktu-waktu tertentu. 

  • Berdasarkan Implementasi

Pemandu wisata domestik adalah pemandu wisata yang mendampingi wisatawan lokal atau domestik yang melakukan perjalanan di negaranya. Pemandu wisata inbound adalah pemandu wisata yang tugasnya menemani Anda dalam perjalanan di negara tempat tinggal Anda. Pemandu wisata outbond adalah pemandu wisata yang menemani wisatawan dalam perjalanan ke luar negeri.

 

Tugas Tour Guide

Tugas dan tanggung jawab pemandu wisata meliputi:

  • Mengkoordinasikan tur untuk peserta
  • Memberikan rekomendasi objek wisata berdasarkan minat peserta
  • Memandu peserta ke atraksi lokal terbaik
  • Menyelenggarakan program kegiatan perjalanan
  • Memberi pengarahan kepada pengunjung dengan informasi tentang berbagai aspek sejarah, budaya, sosial, atau lainnya yang berkaitan dengan situs yang dikunjungi
  • Memerhartikan kenyamanan, kesehatan, dan kebutuhan wisatawan selama berwisata.

 

Syarat Menjadi Tour Guide

Kualifikasi pemandu wisata profesional diatur oleh negara. Jika Anda tertarik untuk menekuni profesi ini, berikut beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pemandu wisata.

  • Memiliki izin yang berfungsi sebagai izin usaha. Lisensi ini memiliki tanggal kedaluwarsa dan harus diperbarui jika Anda ingin terus bekerja sebagai pemandu wisata
  • Memiliki spesialisasi sesuai dengan bidang spesifik dimana dia bekerja 
  • Mereka yang memiliki latar belakang pariwisata dapat menempuh pendidikan SMK, D3, atau Sarjana Pariwisata, atau memperoleh sertifikasi pemandu wisata. Bukti partisipasi dalam kursus pelatihan atau program pendamping (dari kantor pariwisata)
  • Pengetahuan tentang bahasa daerah sesuai dengan tempat kerjanya
  • Bagus dalam bahasa Inggris
  • Memahami budaya lokal, adat istiadat, dan lingkungan kerja berbasis budaya.

Baca juga: Pajak Profesi: Penghasilan Seorang Pelukis Dikenakan pajak?

 

Cara Menjadi Tour Guide Profesional

Bagaimana menjadi pemandu wisata profesional? Berikut, beberapa tips yang dapat Anda lakukan.

  • Putuskan Tempat Wisata

Jika Anda ingin menjadi pemandu wisata, Anda harus tahu di mana Anda bekerja sejak awal. Dengan begitu, Anda bisa meluangkan lebih banyak waktu untuk meneliti destinasi wisata tersebut. Kiat-kiat ini akan membantu menjelaskan berbagai hal dengan lancar.

  • Dapat Berkomunikasi 

Keterampilan terpenting yang dibutuhkan pemandu wisata adalah komunikasi, terutama dengan turis asing. Tour guide harus bisa berbicara setidaknya bahasa Inggris. Tour guide juga perlu memastikan untuk memberikan penjelasan terperinci yang akan disetujui orang lain. Wisatawan tentu mengharapkan manfaat dan wawasan baru dari penjelasan pemandu. 

  • Pelajari Hal Baru dan Ikuti Tren

Belajar adalah kegiatan seumur hidup. Meski sudah memiliki pekerjaan dan semuanya berjalan lancar, Anda tidak pernah berhenti belajar, bukan? Anda dapat mengasah keterampilan Anda dengan cara ini. Ini juga melacak berbagai tren tempat wisata baru. Hal ini bisa menjadi referensi tempat-tempat baru untuk Anda dan wisatawan jelajahi.

  • Memiliki Lisensi Pemandu Wisata

Untuk menjadi pemandu wisata profesional, Anda memerlukan lisensi dari Badan Akreditasi Profesi Nasional yang disponsori oleh Badan Akreditasi Profesi Pariwisata. Dengan lisensi, kredibilitas Anda sebagai pemandu wisata akan lebih mudah dikenali.

 

Kisaran Gaji dan Prospek Karir Tour Guide

Berapa gaji pemandu wisata? Padahal, nilai ini bergantung pada area yang Anda pandu, agensi, dan turis. Kita ambil contoh Bali. Pekerjaan pemandu wisata di Isle of the Gods adalah salah satu pekerjaan dengan gaji tertinggi di sana. Gaji pemandu wisata berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 1 juta per hari.

Oleh karena itu, seorang pemandu wisata bisa mendapatkan penghasilan hingga 30 juta rupiah dalam sebulan. Belum lagi jika pemandu wisata mengambil tips dari wisatawan. Tip untuk pemandu wisata akan bervariasi untuk setiap turis atau peserta yang Anda pandu. Namun, orang biasanya memberi tip sekitar Rp 50.000.

 

Aspek Perpajakan Tour Guide

Tour guide dapat dikenakan pajak namun bisa juga tidak dikenakan pajak ini tergantung dari penghasilan yang diperoleh. Apabila penghasilan yang diperoleh diatas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) maka tour guide akan dikenakan pajak penghasilan (PPh). Namun, apabila penghasilan yang diperoleh tour guide dibawah PTKP maka tidak akan dikenakan pajak. 

Menurut UU PPh  pasal 17 ayat (1) huruf a menyatakan bahwa tarif PPh pasal 21 adalah tarif pajak progresif dikalikan dengan Penghasilan Kena Pajak (PKP). Berdasarkan UU HPP (Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan) Nomor 7 Tahun 2021, ketentuan tarif pajak penghasilan pasal 21 yakni sebagai berikut:

  • PKP dari Rp0 – Rp60.000.000 akan dikenakan tarif sebesar 5%
  • PKP  dari Rp60.000.000 – Rp250.000.000 akan dikenakan tarif sebesar 15%
  • PKP dari Rp250.000.000 – Rp500.000.000 akan dikenakan tarif sebesar 25%
  • PKP dari Rp500.000.000 – Rp5.000.000.000 akan dikenakan tarif sebesar 30%
  • PKP lebih dari Rp5.000.000.000 akan dikenakan tarif sebesar 35%.

Baca juga: Pajak Profesi: Pajak atas Penghasilan Ahli Forensik

 

Contoh Perhitungan Pajak Tour Guide

Anto yang berstatus belum menikah dan tidak memiliki tanggungan bekerja sebagai seorang tour guide muda. Tiap bulan ia mendapatkan penghasilan sebesar Rp 6.000.000/bulan. Maka, perhitungan pajaknya adalah sebagai berikut:

Gaji Pokok

6.000.000

Penghasilan Neto Sebulan

6.000.000

Penghasilan Neto Setahun

72.000.000

PTKP

54.000.000

Penghasilan Kena Pajak Setahun

18.000.000

PPh Terutang = 5% x 18.000.000

900.000

PPh 21 Sebulan

75.000